Posted by: abdurrosyid | February 23, 2012

3 Pendekatan FEM

Finite Element Method (FEM) memiliki 3 macam pendekatan yang berbeda, dimana masing-masing tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Pendekatan pertama adalah dengan direct equilibrium method. Kedua, dengan variational method. Dan ketiga, dengan weighted residual method.

Direct equilibrium method didasarkan pada prinsip kesetimbangan gaya-gaya, dan cocok digunakan untuk elemen-elemen 1D (line elements) seperti spring element, truss (bar) element, dan beam element. Adapun untuk elemen-elemen 2D atau 3D, lebih cocok menggunakan variational method.

Variational method terdiri dari virtual work method, minimum potential energy method, dan Castigliano method. Virtual work method bisa digunakan untuk segala jenis sifat material, sedangkan minimum potential energy method dan Castigliano method hanya bisa digunakan untuk material elastis saja. Kelebihan lain virtual work method adalah bisa digunakan meskipun potential function tidak ada.

Weighted residual method terdiri dari Ritz-Galerkin method (atau sering disebut Galerkin method saja), collocation method, least squares method, dan subdomain weighted residual method. Metode-metode ini bersifat sangat general, bisa menyelesaikan segala jenis PDE. Oleh karena itu, dalam kasus-kasus dimana variational method tidak bisa digunakan, weighted residual method dipakai.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: