Posted by: abdurrosyid | April 16, 2014

Cara Menggambar Diagram Geser dan Diagram Momen

Diagram geser dan diagram momen sangat sering digunakan dalam analisa struktur beam. Diagram geser menggambarkan besarnya gaya geser pada setiap titik sepanjang beam. Adapun diagram momen menggambarkan besarnya momen yang bekerja pada setiap titik sepanjang beam. Kedua diagram tersebut bisa digambar dengan dua cara:

Cara 1: dengan mendefinisikan gaya geser dan momen sebagai fungsi dari posisi titik pada beam (x).

Dengan cara pertama ini, kita harus terlebih dulu mendefinsikan V(x) = f(x) dan M(x) = g(x). perlu dicatat disini bahwa fungsi x bisa konstan, linear, atau kuadratik, atau polinomial orde yang lebih tinggi. Untuk mendapatkan kedua fungsi ini, kita bisa melakukan pemotongan (sectioning) pada beam sejumlah banyaknya variasi pembebanan. Begitu V(x) dan M(x) telah kita dapatkan, kita tinggal memasukkan nilai x yang berbeda-beda dan menggambarkan nilai V(x) dan M(x) yang bersesuain dengan nilai-nilai x tersebut pada diagram geser dan diagram momen.

Kelemahan dari cara ini adalah memerlukan lebih banyak waktu untuk mendefinisikan V(x) dan M(x) terutama jika harus melakukan cukup banyak pemotongan pada beam.

Cara 2: secara grafis.

Menggambar diagram geser dan diagram momen secara grafis umumnya bisa dilakukan lebih cepat. Dalam hal ini, diagram geser langsung digambar berdasarkan besar dan arah gaya-gaya geser yang bekerja pada beam. Begitu diagram geser telah digambar, diagram momen bisa digambar secara mudah dengan memanfaatkan definisi dan sifat-sifat momen:

  1. V = dM/dx dan M = integral (V.dx)
  2. Karena V = dM/dx maka momen optimum akan dicapat jika V = nol.
  3. Karena M = integral (V.dx) maka besarnya momen sama dengan luasan area pada diagram geser.
  4. Karena M = integral (V.dx) maka orde diagram momen selalu 1 tingkat lebih tinggi daripada diagram geser. Karena itu, jika nilai pada diagram geser konstan maka nilai pada diagram momen akan berubah secara linier. Jika nilai pada diagram geser berubah secara linier maka nilai pada diagram momen akan berubah secara kuadratik. Demikian seterusnya.

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: